Sabtu, 30 Januari 2010

* ANTI VIRUS UNGKAPAN



Walau lain tempat lain kebiasaan akan ungkapan yang terlontar, tapi ada kata-kata yang secara umum TIDAK DITERIMA DIMANAPUN. Ungkapan itu misalnya menyebut nama-nama hewan (maaf … seperti anjing, monyet, babi) atau menyebut …maaf... kemaluan laki-laki atau perempuan.

Tapi walaupun tidak diterima dimanapun, sebagian orang masih sering melontarkannya di saat dia terkejut atau marah. Entahlah ada apa sebenarnya dengan otak manusia yang selalu mengaitkan virus ini ketika dia perlu memanggil kecerdasan emosinya. Yang paling rentan tertulari “Virus bahasa kotor” ini adalah balita dan anak-anak.

Pada beberapa orang yang kukenal obat anti virus ini adalah dengan membubuhkan cabe di bibir sang balita atau anak yang bersangkutan. Ancaman dan tindakan ini berhasil untuk kebanyakan anak dan balita. Tapi ada kawanku dan keluarganya yang begitu kreatif mengendalikan virus ini tanpa harus membuat si balita kepedasan “lipstick cabe”. Ketika melihat gelagat keponakannya akan memuntahkan virus itu, dia langsung menyebutkan nama-nama sayuran dan buah. Akhirnya dari mulai belajar bicara sampai awal semester 1 kelas 1 SD, kebiasaan menyebutkan nama-nama sayuran dan buah ini berlanjut. Kadang kawanku dan keluarganya tertawa geli juga ketika anak tersebut marah dan dengan lantang anak yang bersangkutan bilang “Kentang!”, atau “Wortel!” atau “Terong!” atau “Tomat!” lalu menangis.
Mungkin anda tidak percaya tapi itulah kenyataannya yang terjadi dengan ponakan kawanku.

Ternyata obat anti virus apapun memang kebanyakan dari tumbuhan ya…????!!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar